Kali ini Kita fokuskan pembahasan pada sistem bilangan biner. Kenapa? Seperti yang pernah dikatakan sebelumnya. Sistem digital dapat diterapkan dengan menggunakan rangkaian digital. Dan rangkaian digital dibuat berdasarkan Aljabar Boolean. Nah, Aljabar Boolean berbasis sistem bilangan biner. Berikut saya jelaskan tentang cara melakukan operasi pengurangan, penjumlahan, pembagian dan perkalian pada bilangan biner: 1. Operasi penjumlahan bilangan biner Secara prinsip, penjumlahan bilangan biner sama dengan penjumlahan bilangan desimal. Perbedaannya tentu saja pada basis. Bilangan desimal berbasis 10 (sepuluh) sedangkan bilangan biner berbasis 2 (dua). Coba lihat dasar-dasar penjumlahan bilangan biner berikut ini: 1 + 1 + 1 = 11 Persamaan (1), (2) & (3) jelas sangat identik dengan penjumlahan bilangan desimal. Persamaan (4) terlihat sedikit berbeda dengan penjumlahan desimal. J...
5. Gerbang Logika NAND Gerbang logika NAND merupakan gerbang logika gabungan AND dan NOT, sehingga outputnya merupakan kebalikan dari output gerbang logika AND. Gerbang logika AND disimbolkan sebagai berikut. Persamaan Boolean untuk gerbang logika NAND dapat dituliskan sebagai berikut . Sedangkan tabel kebeneran untuk gerbang logika NAND adalah Logika NAND juga dapat dibuat dengan menggunakan rangkaian saklar. Gambar berikut ini menunjukkan rangkaian saklar yang bekerja berdasarkan logika NAND. Pada gambar 8 terdapat 2 buah saklar yang dirangkai secara seri dan dirangkai secara paralel dengan lampu. Terdapat juga satu buah resistor R1 yang dirangkai seri dengan sumber tegangan dan saklar. Ketika kedua saklar atau salah satu saklar dalam kondisi terbuka (logika “0”), maka lampu akan menyala (logika “0”), tetapi ketika kedua saklar ditutup (logika “1”), maka lampu akan padam (logika “0”). Kondisi ini sama dengan logika NAND. Selain dapat dibuat dengan menggu...
Komentar
Posting Komentar